MAN 1 ACEH TENGAH TOREH PRESTASI DI AJANG I-SAT XV 2026
Siswa MAN 1 Aceh Tengah kembali mengikuti ajang I-SAT XV 2026. Agenda tahunan ini dilaksanakan oleh Fakultas Teknik USK Banda Aceh. Kegiatan ini menyajikan berbagai bentuk perlombaan saint dan produk. Antara lain, Product Innovation, Essay Competition, Video Contest, Industrial Contest, Poster Contest, juga seminar yang berkaitan dengan perkembangan industri saat ini.
Tahun ini, MAN 1
Aceh Tengah mengirimkan lima tim untuk mengikuti kegiatan ini di bidang
Innovasi Produck. Melalui seleksi berupa proposal riset yang dilakukan oleh
siswa dan dikirim ke panitia. Hasil
seleksi tersebut meloloskan tiga (tiga ) tim yang akan melakukan presentasi dan
uji karya dihadapan juri dan peserta lain. Proses penentuan karya terbaik akan
dilaksanakan pada tanggal 6 dan 7 November 2026.
Ketiga tim riset
yang lolos tersebut telah berangkat ke Banda Aceh pada Kamis, 5 November 2026
yang lalu. Kepala MAN 1 Aceh Tengah Sapuan, MR, M.Pd beserta pembina langsung mendampingi
siswa dalam kegiatan tersebut. Di sela-sela waktu keberangkatan, beliau
menyampaikan harapannya semoga anak-anak mendapatkan hasil yang terbaik.
Tentunya dapat meningkatkan sumber daya anak dalam keilmuan dan mengharumkan
nama madrasah.
Tiga tim riset
yang dinyatakan lolos pada ajang I-SAT XV tersebut antara lain, GAYO CASPINOX
beranggotakan Naufal Hajizi, Diva Almagvira, Jumadil Ambiya, Haura Ayladara,
dan Mahrani Adani Gayo dibimbing oleh Eni Penalamni, M.Pd. Riset tim ini
berkaitan dengan prototipe bio-aditif BBM berbentuk cair yang memanfaatkan
cascara kopi Arabika Gayo dan fraksi terpentin dari pohon pinus merkusi provenans
Takengon. Produk ini dikembangkan sebagai kandidat octane booster dan cleaning
agent yang diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas bahan bakar dan performa
mesin.
Selanjutnya tim HELIOSONIC
TEAM dengan nama produk ARUTALA TENEGE, dengan anggota. Syifa Raihanah, Azkia, Karlina,
Nikeisha Ghaisani, Syifa Raihanah, dan Humairah Putri R dengan pembimbing
Marlianti, S.Pd. Riset Arutala Tenege adalah pemanfaatan dua sumber energi,
cahaya matahari dan getaran suara dari kebisingan jalan raya untuk mendukung
sistem lampu lalu lintas yang mandiri,efisien,ramah lingkungan dan
berkelanjutan.
Tim yang terakhir, COVIEGA (Coffea, Bovis, Eichhornia Gas) dengan anggota Ainun Nazwa, Husnawati simehate, Indi Qayyimah, Najwa Khalila, dan Titian Seroja Tim ini dimbing oleh Rahimatullah, S.Pd. COVIEGA merupakan inovasi pengolahan limbah organik menjadi energi alternatif berupa biogas melalui proses fermentasi anaerob, yaitu penguraian bahan organik tanpa oksigen. Inovasi ini memanfaatkan limbah yang belum diolah secara optimal, seperti kotoran sapi, eceng gondok, kulit kopi, dan limbah rumah tangga. Melalui teknologi biodigester, limbah tersebut diolah menjadi biogas yang berpotensi digunakan sebagai sumber energi alternatif. COVIEGA bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan, meningkatkan nilai guna limbah, serta mendukung pemanfaatan energi terbarukan.
Setelah melaksanakan presentasi dan uji produk. Dua tim riset siswa Man 1 Aceh Tengah meraih juara. Tim GAYO CASPINOK meraih juara 2 dan Tim ARUTALA TENEGE mendapatkan juara 3. Diharapkan hasil dari produk Innovasi ini dapat menjadi prodak baru yang dapat bermanfaat dalam masyarakat. Selain itu, tentunya perlu diberikan apresiasi yang tinggi bagi siswa yang telah memberikan sumbangan pemikiran bagi perkembangan keilmuan. (wege)